Virtual Private Server ( VPS )

Categories: Hosting, Linux, Umum
Tags: No Tags
Comments: No Comments
Published on: January 24, 2013

Virtual private server (VPS), atau disebut juga virtual dedicated server (VDS), atau virtual machine (VM) adalah sistem yang berjalan di bawah virtualisasi. Beberapa sistem pembuat virtualisasi (hypervisor) dikenal saat ini: VMWare, Xen, UML (khusus Linux), VZ/OpenVZ. Saat ini di tempat saya bekerja meng – ggunakan Xen, yang menyeimbangkan antara tingkat virtualisasi dan kecepatan.

VM yang berjalan di bawah virtualisasi disebut guest, sementara sistem yang menjalankan VM disebut host.

Guest bagi pemakainya akan terasa seperti sebuah mesin nyata/fisik tersendiri, memiliki harddisk, memori dedicated, dsb. Pemakainya juga dapat menjalankan OS/kernel berbeda dan memiliki akun root Unix tersendiri.

VPS/VM dapat menjadi solusi bagi mereka yang menginginkan server dedicated tapi dengan biaya yang lebih murah. VPS lebih murah daripada server dedicated fisik karena sebuah server dedicated fisik dapat dibagi-bagi menjadi beberapa VM sekaligus, masing-masing berjalan sendiri/terpisah.

Pada layanan jasa provider hosting atau VPS biasanya ada 2 pilihan yang ditawarkan yaitu managed dan unmanaged, perbedaan layanan unmanaged dengan managed adalah jika menggunakan layanan managed akan mendapatkan bantuan dari sisi teknis / teknikal support dari sisi provider hosting anda jika ada konfigurasi sistem default dari panel hosting yang digunakan di dalam vps terjadi trouble, misalkan error pada sisi pengiriman email, webmail, load server masalah resolve domain, database dan masih banyak lagi yang lainnya yang tidak di bantu adalah dari sisi konfigurasi skrip website dan juga management database sqlnya.

Sebaliknya, jika anda menggunakan layanan unmanaged anda tidak mendapatkan bantuan teknis / teknikal support dari sisi provider anda, karena layanan unmanaged tersebut harus dari sisi internal kita yang melakukan konfigurasi dan maintenacenya, dan teknis dari provider tersebut hanya dapat membantu melakukan reboot server vps serta memandu saja dan tidak dapat masuk ke dalam vps client.

Jadi saran saya, jika anda ingin menggunakan layanan vps baiknya anda harus sudah mengerti sisi konfigurasi sistem os yang telah terinstall di dalamnya.

No Comments - Leave a comment

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Welcome , today is Wednesday, December 19, 2018