Konfigurasi Bind sebagai Master Nameserver

Categories: dns server, Linux
Tags: No Tags
Comments: No Comments
Published on: September 19, 2012

Salah satu komponen yang kita gunakan dalam ber-internet adalah DNS. DNS merupakan kepanjangan dari Domain Name System. Prinsipnya, ketika sebuah komputer yang menggunakan protocol TCP/IP akan berkomunikasi dengan komputer lain maka komputer tersebut harus mengetahui IP Address dari komputer yang dituju.

misalnya, ketika komputer kita ingin mengunjungi situs google.com, maka komputer kita harus mengetahui IP address dari google.com. Nah untuk mengetahui no IP address

dari google.com, komputer kita mengirimkan pertanyaan ke DNS server (pada saat tulisan ini dibuat no IP Address google.com adalah 64.233.181.104 ). Baru setelah mendapatkan IP Address google.com, maka komputer bisa mengunjungi situs google.com. Untuk mengetesnya silahkan anda ketkkan di addres bar browser Anda (misal:Firefox) IP Address google.com yaitu 64.233.181.104.

Salah satu DNS server yang cukup terkenal adalah Bind. Aplikasi BIND termasuk aplikasi yang gratis, Anda tidak perlu membelinya untuk menggunkan aplikasi BIND ini. BIND yang saya gunakan adalah Bind chroot versi 9.1 yang terinstall di distro Linux Centos 5.4. Untuk meng-install-nya silahkan buka konsole Anda, kemudian sebagai user root ketikkan :

[root@baihaqi~]# yum -y install bind bind-chroot bind-utils caching-nameserver

Pada contoh ini saya akan mengkonfigurasi Bind sebagai Master Nameserver domain .Domain baihaqi.web.idaka dipetakan ke nomor IP=192.168.0.51. File konfigurasi BIND chroot ada di file /var/named/chroot/etc/named.conf. Untuk mengonfigurasinya, silahkan Anda edit dengan editor kesayangana Anda file /var/named/chroot/etc/named.conf. Isinya kira-kira sebagai berikut:

options {
directory “/var/named”;
dump-file “/var/named/data/cache_dump.db”;
statistics-file “/var/named/data/named_stats.txt”;
};zone “.” IN {
type hint;
file “named.root”;
};zone “localdomain.” IN {
type master;
file “localdomain.zone”;
allow-update { none; };
};zone “localhost.” IN {
type master;
file “localhost.zone”;
allow-update { none; };
};zone “0.0.127.in-addr.arpa.” IN {
type master;
file “named.local”;
allow-update { none; };
};zone “0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.0.ip6.arpa.” IN {
type master;
file “named.ip6.local”;
allow-update { none; };
};

zone “255.in-addr.arpa.” IN {
type master;
file “named.broadcast”;
allow-update { none; };
};

zone “0.in-addr.arpa.” IN {
type master;
file “named.zero”;
allow-update { none; };
};

//membuat zona baru untuk domain baihaqi.web.id
zone “baihaqi.web.id.” IN {
type master;
file “baihaqi.web.id.zone”;//nama file yang akan dibuat baihaqi.web.id.zone
};
//selesai menambahkan

include “/etc/rndc.key”;

kemudian kita buat file zona dengan nama yang sesuai dengan yang tertera di file named.conf tadi yaitu file baihaqi.web.id.zone di dalam direktori /var/named/chroot/var/named/. Isi file tersebut sebagai berikut :

 

$TTL 86400@ IN SOA ns.baihaqi.web.id.  hostmaster.baihaqi.web.id. (42 ; serial3H ; refresh

15M ; retry

1W ; expiry

1D ) ; minimum

IN NS  ns.baihaqi.web.id.

IN A 192.168.10.51

IN MX 10  mx1.baihaqi.web.id.

ns IN A 192.168.10.51

mx1 IN A 192.168.10.51

www IN CNAME baihaqi.web.id.

Jika sudah selesai konfigurasinya, kita jalankan BIND server. Di Linux BIND lebih dikenal dengan sebutan named.

[root@baihaqi ~]# service named start

Sekarang kita sudah punya DNS server sendiri, yang dapat digunakan oleh semua komputer lokal dan tanpa perlu menggunakan DNS server punya ISP. Agar BIND dijalankan setiap kali komputer booting, ketikkan perintah berikut :

[root@baihaqi chroot]# chkconfig named on

 

Kemudian arahkan komputer yang kita gunakan untuk menginstall DNS server tadi, agar menggunakan DNS server punya sendiri dengan mengetikkan perintah di konsole :

[root@baihaqi ~]# echo nameserver 127.0.0.1 > /etc/resolv.conf

Untuk memastikan apakah instalasi bind kita sudah berfungsi dengan benar, kita cek dengan melakukan query ke dns server yang kita install tadi.

[root@baihaqi chroot]# nslookup baihaq.web.id

Hasilnya kira-kira seperti ini :

Server: 127.0.0.1
Address: 127.0.0.1#53Name: baihaqi.web.id
Address: 192.168.10.51

Ternyata domain dengan nama baihaqi.web.id  sudah terpetakan ke IP Address 192.168.0.51.

 

selamat mencoba

 

 

   

No Comments - Leave a comment

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Welcome , today is Sunday, October 22, 2017